Mengenal Suryadman Gidot, Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar 2011-2016

2012/01/30
By

Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Provinsi Kalbar tahun 2011 melahirkan harapan baru bagi masyarakat Kalbar. Suryadman Gidot, tokoh muda, kader Partai Demokrat, akhirnya menang mutlak dalam Musda tersebut. Siapakah Gidot? Ada baiknya kita mengenal salah seorang kader terbaik Partai Demokrat ini.

Suryadman Gidot, Ketua DPD Partai Demokrat Propinsi Kalimantan Barat

Suryadman Gidot, SPd, ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Barat Periode 2011- 2016 lahir lahir di Desa Pejampi, Kabupaten Bengkayang tanggal 15 Mei 1971. Ia menamatkan strata satu di FKIP Universitas Tanjungpura, Pontianak. Setamat kulah, ia menjadi guru di sebuah SMEA swasta di Bengkayang. Minat berorganisasinya sejak mahasiswa kemudian dilanjutkan dengan bergabung ke partai politik.

Pemilu 1999 Gidot terpilih menjadi anggota DPRD Bengkayang. Pemilu 2004 ia kembali terpilih menjadi anggota DPRD Bengkayang dan menduduki posisi wakil ketua DPRD. Ketika pemilihan Bupati Bengkayang tahun 2005, ia berpasangan dengan Drs. Jacobus Luna sebagai wakil Bupati. Duet Luna-Gidot ini memenangkan Pilkada Bengkayang dan dilantik sebagai Wakil Bupati Bengkayang periode 2005-2010.

Dalam pemilihan bupati Bengkayang periode 2010-2015, Gidot maju sebagai calon Bupati. Ia menggandeng Agustinus Naon, seorang birokratdi Pemkab Bengkayang. Dalam Plkada yang berlangsung hanya satu putaran tersebut, pasangan Gidot-Luna meraup suara 30 persen sehingga mengantarkannya ke kursi Bupati Bengkayang.

Gidot terpilih memimpin Partai Demokrat Kalbar setelah memenangkan perolehan suara dalam Musyawarah Daerah (Musda) II Partai Demokrat yang berlangsung di Hotel Kapuas Palace Pontianak pada 19 September 2011. Gidot adalah Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bengkayang dan Bupati Bengkayang (2010 – 2015).

Partai Demokrat Kalbar merupakan salah satu partai politik pemilik fraksi utuh di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Barat dengan menempatkan sepuluh wakil; dua wakil di DPR-RI Senayan Jakarta serta ada 67 orang anggota DPRD Kabupaten/Kota di 14 kota/kabupaten di Kalbar.

Gidot bertekad membirukan Kalbar dalam Pemilu 2014. “Target kita minimal 30 persen suara di Kalbar,”pesan Gidot kepada para kader dan simpatisan ketika pelantikan pengurus PD Kalbar di PCC (29/1).

Gidot adalah tipikal pemimpin yang sederhana, merakyat karena ia benar-benar tumbuh dan mengakar di rakyat. Kedekatannya dengan rakyat itulah yang membuatnya melejit di kancah perpolitikan Kalimantan Barat. Gidot: Maju Terus!***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *